Annyeong all…..

Author soo yun comeback dengan “100 days” part 3. mudah-mudahan pada suka ya dengan jalan ceritanya.

I HATE SILENT READER! So, coment ya kalau udah selesai baca^^ and…

NO BASHING!! Jadi kalau kamu ga suka sama pairingnya atau cast2nya mending gag usah baca deh.

Oke de, kita mulai aja ya…

 

Main Cast : Sooyoung (SNSD), Kyuhyun (Super Junior), Siwon (Super Junior)

Other Cast : member SNSD and SuJu

Genre : Romance

PG : 13+

Author : choi soo yun a.k.a inezmooielf

 

Sebelumnya~

Kyuhyun akan menerima hadiah atas keberhasilannya dalam olimpiade matematika di jepang dan sooyoung bersama si jin pergi menyusul ke bandara untuk melihat kyuhyun. Tapi, si jin membuat rencana jail untuk sooyoung dan pada  akhirnya kyuhyun mellihat sooyoung! Apa yang terjadi selanjutnya? Check it out.

 

Sooyoung’s POV

 

“hmm….namamu siapa cantik?” tanyaku pada gadis kecil itu.

 

“ga in imnida eonni…,eonni namanya siapa?”

 

“sooyoung imnida, choi sooyoung.” Kataku sambil tersenyum padanya. Tiba-tiba ada seorang ibu-ibu mendatangi kami.

 

“ya ampun, ga in…., kemana saja kamu amma sibuk mencari-cari kamu dari tadi….dan kamu, siapa kamu ini?”

 

“mianhe ahjumma, sooyoung imnida. Saya tadi melihat anak anda menangis, jadi saya mencoba menemaninya,,”

 

“oh, mianhe, jeongmal mianhe…bukan maksud saya berpikir macam-macam  pada anda, tapi gamsahamnida telah menemani anak saya, ia beruntung bertemu dengan orang seperti anda kalau ia bertemu orang jahat saya tidak tahu lagi harus bagaimana..,sekali lagi gamsahamnida…”

 

“ne ahjumma,gwechana…saya senang bisa membantu anda.” Ibu itu pun pergi dengan anaknya dan aku kini sendiri lagi menunggu jin aneh itu dan mencoba mencari kyuhyun yang sepertinya sudah berangkat. Aku melihat sekelilingku dan melihat….seorang namja yang dompetnya terjatuh dan sepertinya ia tidak sadar bahwa dompetnya jatuh. Aku pun mencoba mendatanginya…

 

Kyuhyun’s POV

 

omo! Dia mendatangiku, apa ia tahu kalau daritadi aku melihatnya saja. Ya ampun….aku harus bagaimana nih, inilah kenapa aku bilang gawat tadi. *o…itu tho maksudnya gawat(author angguk2)* dia terus mendekat…dan…mendekat..tapi…apa yang dia..dompet?

 

“permisi, apa ini punya anda? Jatuhnya dibawah kaki anda?” tanyanya sambil menyodorkan dompet dan sepertinya aku kenal dompet itu, itu dompetku. Kenapa bisa jatuh…

 

“a….e….ehm…n.ne, itu dompet saya, gomawoo….” kataku sambil membungkukan badan 90 drajat.

 

“aa….cheonma, kalau begitu saya permisi dulu….”

 

“n..ne,,” ia pun berlalu dan aku baru teringat aku blom tahu namanya. “

Ish….dasar kyuhyun babo,kenapa tidak kau tanyakan tadi namanya….” kataku pada diriku sendiri sambil memukul pelan kepalaku sendiri.

*sedangkan si jin tersenyum-senyum melihat mereka berdua dan karena rencananya berhasil*

 

Sooyoung’s POV

 

“aa….cheonma, kalau begitu saya permisi dulu….” kataku pada namja itu. Aku pun pergi mencari si jin yang gak nongol-nongol dari tadi, mengajaknya pulang karena sedari tadi aku mencari kyuhyun tidak ketemu-ketemu dan aku sudah capek.

 

“aduh……..jin aneh itu kemana sih, dari tadi di cariin juga gak ada-ada katanya tadi dikamar mandi tapi gak ada ternyata, ai….kakiku udah capek banget nih..dan perutku juga uda laper…” aku berbicara pada diriku sendiri sambil terus berjalan mencari si jin yang sedang berwujud wanita itu dan tiba-tiba…..

 

“awwk…!!” ada seorang namja yang menabrakku dengan cukup keras.

Aku hampir saja terjatuh tapi namja itu dengan cepat menahanku dengan melingkarkkan lengannya ke pinggangku.

 

Author’s POV

 

Namja itu menahan sooyoung yang hampir saja terjatuh karena menabraknya dan sekarang mereka terlihat seperti orang yang sedang berpelukan. Tapi, ternnyata mereka cepat sadar dan namja itu melepaskan peukannya dari sooyoung. Tapi, sooyoung sepertinya tetap cedera.

 

“a..mianhae, jeongmal mianhae aku tidak bermaksud kurang ajar, aku hanya menahanmu yang tadi hampir terjatu, mianhae.” Kata namja itu pada sooyoung.

 

“o..gwechana. aku juga minta maaf karena berjalan tidak lihat-lihat alhasil aku jadi nabrak orang deh, tapi… sepertinya kakiku…aww! terkilir deh…,,” kata sooyoung yang sepertinya mulai sadar bahwa kakinya mulai sakit.

 

“ya ampun, ini pasti gara-gara menabrakku. Lebih baik kita obati agar tidak semakin parah. Disini….biasanya ada ruangan tunggu, dimana ya…..ah, disana. Mari, aku bantu kau kesana  untuk mengobati lukamu.” Kata namja itu yang terlihat khawatir melihat sooyoung karna merasa bersalah.

 

“n..ne, gomawo,,” balas sooyoung dan langsung namja itu membopong sooyoung yang tidak bisa berjalan.

 

~di ruangan…~

 

Sooyoung duduk disalah satu bangku di ruangan itu dan namja itu jongkok dan mulai mengurut pelan kaki sooyoung dan membalutnya dengan  perban.

 

“aw!” kata sooyoung sedikit kesakitan

“ah, mian, apa aku terlalu kuat?”

 

“hmm…akh, anio. Aku hanya sedikit ngilu. Oh ya, daritadi kita belum tahu nama masing-masing. Namamu siapa?” tanya sooyoung pada namja itu.

 

“oh, choi siwon imnida. Panggil saja aku siwon, karena sepertinya kita seumur.” Kata namja yang bernama siwon itu tanpa melihat sooyoung dan sambil terus membalutkan perban ke kaki sooyoung

 

“a…..siwon, nama yang bagus. Hmm… choi sooyoung imnida, kau bisa memanggilku sooyoung.” Kata sooyoung pada siwon.

 

Sooyoung’s POV

 

“a…..siwon, nama yang bagus. Hmm… choi sooyoung imnida, kau bisa memanggilku sooyoung.” Kataku pada namja bernama siwon itu. Dia kelihatan orang yang sangat baik.

 

“k..kau menunggu seseorang disini?” kataku memulai pembicaraan lagi.

 

“ah, anio. Aku mau berangkat ke Jepang, kira-kira……hm…..”

 

“10 menit lagi,,”kataku memotong kata-katanya.

 

“ah, ne. Oke, sudah selesai. Apa kau juga mau ke jepang?” ia lalu duduk disampingku.

 

“anio. Aku tadi…….” ya ampun, ga mungkinkan aku bilang kalau aku cuma pingin nengoin orang.

“wae? Ada apa? Ada masalah?”

 

 

Siwon’s POV

 

“wae? Ada apa? Ada masalah?” sepertinya yoeja ini kelihatan berpikir, apa dia ingat suatu masalah?

 

“ah, anio. Aku tadi…..mau jemput seseorang, yoedongsaengku, iya.” Kata yoeja itu seakan-akan menutupinya. Sooyoung…. dia yoeja yang ramah, cantik dan mendekati tipe cewek idealku. Omo! Apa yang kupikirkan…, mungkin saja ia sudah punya namjachingu. Lagipula aku baru mengenalnya, ish…siwon pabo.

 

“hmm….katamu kau akan berangkat ke jepang. Lebih baik kau segera pergi, tinggal 5 menit lagi lho,,” kata yoeja ini sambil tersenyum dan membuyarkan lamunanku. Senyumnya kelihatan manis sekali.. Astaga! Kenapa aku ini,,

 

Author’s POV

 

“a..o….ne. a..aku baru saja mau pergi. Tapi….apa tidak apa ku tinggal sendiri?” kata siwon ke sooyoung.

 

“hahaha….kau ini. Kau pikir aku anak kecil yang takut ditinggal sendiri?” sooyoung tertawa mendengar apa yang siwon tanyakan dan siwon pun ikut tertawa.

 

“a….baiklah, aku pergi dulu ya. Tapi…kita tetap bisa jadi chingu kan?”

 

“tentu saja. Gomawo telah mengobati lukaku. Senang bertemu denganmu,,”

“ senang bertemu denganmu juga,,”

Akhirnya siwon pun pergi meninggalkan sooyoung di ruangan itu. Tiba-tiba……….

~jReng!!!~ datang si jin yang membuat sooyoung kaget.

 

“omo! Kau ini mau membuatku jantungan apa? Kerjanya selalu saja mengagetkan aku,,” kata soooyoung yang kaget dan aneh melihat raut wajah jin itu. Jin itu mengangkat salah satu alisnya dan menatap sooyoung tajam,,

 

“siapa dia?”

 

“a..apa maksudmu?”

 

“namja tadi….yang bersamamu disini,,”

 

“O…..dia. dia tadi menabrakku dan sekarang kakiku sakit dia hanya mengobati nyeri dikakiku kok, kenapa kau harus melihatku seperti itu??”

 

“hmm….tidak. Ayo kita pulang, eh, kau sudah bertemu kyuhyun tadi?” kata jin sambil senyum-senyum.

 

“bagaimana mau ketemu, melihatnya saja tidak. Sepertinya ia sudah berangkat dengan pesawat sebelumnya,,”

 

“tidak ah. Tadi aku melihatnya, ia sedang menunggu dua temannya yang akan pergi ke jepang,,”

 

“jinjja? Di mana ia sekarang?”

 

“kalau sekarang maybe…..ia sudah berangkat. Sudahlah sooyoung kau kurang detail melihat sekelilingmu…. ayo kita pulang. Tenang saja, kyuhyun cuma 3 hari di sana.”

 

“hah….kalau gitu kenapa kau bawa aku kesini’ percuma saja kalau tidak bertemu kyuhyun. Ya sudahlah, ayo kita pulang!” kata sooyooung yang kelihatannya bete abiss.

 

~di tempat lain….~

 

“yaa! Kyuhyun. Ayo kita berangkat!” siwon tiba-tiba datang mengagetkan kyuhyun.

 

“omo! Siwon! Kemana saja kau. Kau tahu aku seperti orang yang kerjanya menjaga barang disini.” Kata kyuhyun kesal karena ditinggal sendiri.

 

“mianhae, kyu. Gitu aja ngambek, kau seperti yeoja tau. Eh, tapi donghyun hyung dan donghae kemana?”

 

“hmm….gak tau. Yang aku tau aku ditinggal sendiri disini dengan berbagai macam koper.”

 

“omo, kyuhyun, kau masih ngambek? Ayolah…kita akan menerima penghargaan istimewa di jepang, masa wajahmu manyun begitu, tidak enak dilihat tau.” Kata siwon sambil merangkul chingunya itu.

Tidak lama setelah itu donghyun hyung dan donghae datang dan mereka berangkat ke jepang.

 

# esoknya…#

 

“anak-anak, ibu mau mengenalkan siswi baru. Ia salah satu siswa yang mendapat beasiswa disekolah ini, mari sooyoung perkenalkan dirimu.” Kata seorang seosangnim

 

“annyeong haseyo, choi sooyoung imnida. Senang bertemu dengan kalian semua..” kata sooyoung sambil membungkukkan badan 90 drajat.

Para namja dikelas itu pun terpesona dengan kecantikan sooyoung,,

 

“O……….sooyoung…………” kata para namja bersamaaan.

 

“baiklah sooyoung, silahkan kamu duduk di sebelah sana ya,,”

 

“ne seonsangnim. Gamsahamnida…..”

Sooyoung pun duduk di barisan kedua dari belakang dan disampingnya ada seorang yoeja yang langsung menyapanya.

 

“annyeong, im yoona imnida. Kamu pindahan dari mana?”

 

“hah? O..anio. aku bukan pindahan aku ditawari untuk bersekolah disini,,”kata sooyoung

 

“wah.., kau sepertinya sangat berprestasi ya,, senang berkanalan denganmu…”kata yoeja bernama yoona itu sambil tersenyum manis kearah sooyoung.

 

“sooyoung,perkenalkan, park jung soo imnida. Kau bisa memanggilku leeteuk, aku ketua kelas ini. Senang berkenalan denganmu..” kata seorang namja yang tiba-tiba mendatangi sooyoung.

 

“oh ya, kau harus memanggilnya oppa karena ia yang paling tua disini,,”kata yoona sambil melirik nakal ke leeteuk.

 

“yoonaaa………..”

 

“hmm…bukankah memang begitu oppa, kenapa oppa sepertinya marah padaku…hahahaha..”

 

“hahahaha….baiklah, gomawo teukie oppa, mohon bimbingannya..” kata sooyoung pada leeteuk dan ia hanya mengangguk.

 

“eh, namamu soo..sooyoung kan? Kenalkan lee sungmin imnida. Sepertinya kita bisa jadi teman yang baik,,” kata seorang namja. Sooyoung pun hanya mengangguk

.

“ish…sungmin geser dulu, aku juga mau berkenalan sama soo….eh, kenalkan eunhyuk imnida. Aku namja paling keren dikelas ini.”kata seorang namja tiba-tiba.

 

“a….eunhyuk, geser juga. Para yeoja juga mau berkenalan dengan sooyoung. Eh, soo kenalkan taeyeon imnida.”

“jessica jung imnida…senang berkenalan denganmu, mudah-mudahan kita bisa menjadi teman yang baik ya,,”

 

Makin lama meja sooyoung penuh dengan teman-teman barunya yang ingin berkenalan dengannya. Tidak hanya dari kelasnya tapi dari kelas lain juga. Sooyoung pun merasa senang dan kelihatan sangat nyaman dengan keadaan kelasnya karena semua temannya sangat ramah padanya.

 

~3 hari kemudian~

Kyuhyun dkk. baru saja pulang dari Jepang. Dan…..

 

“yaa!! Kyuhyun oppa….!!” teriak beberapa yeoja

 

“yaa!! Siwon oppa….!!!” teriak beberapa yeoja lagi.

 

“Doonghae oppa…!!” terdengar teriakan beberapa yeoja lainnya.

 

*author: ya!! Kyuppa,Sippa,Haeppa!!! (kalah tu para yoeja)*~yoeja: ish…author ko ikut2 sih!~*author: : P*

Sooyoung yang kaget berjalan tanpa arah, sehingga ia tidak sengaja menyenggol seseorang.

“a..ah, mianhae, aku tidak melihat jalan…jeongmal mianhae..” kata sooyoung pada orang yang ditabraknya.

“baguslah kalau kau menyadari kesalahanmu, lain kali berhati-hatilah! Kalau tidak bahaya akan menimpamu.” Kata orang itu yang ternyata seorang yeoja.

“ne, jeongmal mianhe….” Sooyoung menundukan kepalanya. Yeoja itu lalu berlalu meninggalkan sooyoung, dengan tatapan tidak senang, hingga beberapa langkah…

“hm…tunggu dulu! Kau anak baru disini ya?”

“hah? Hm…ne, darimana kau tahu?”

“tentu saja. Semua yeoja saat ini sedang berkerumun untuk melihat 3 namja itu. Hanya siswa baru sajalah yang tidak mengenal mereka dan tidak ikut berkerumun, seperti mu.”

“aku…” ‘aku mengenal salah satu dari mereka kok…kyuhyun’kata soo dalam hati

“wae?”

“hah? Hm..aku… mungkin sekarang ingin melihat mereka.”

“baguslah, sepertinya kau bisa cepat beradaptasi disini. Oh ya, kau dari kelas mana?”

“3-B”

“3-B? hm…kalau begitu kita satu kelas. Siapa namamu?”

“sooyoung imnida. Kau?”

“seo joo hyun. Panggil saja Seohyun.”

“oh, ne. bangapseumnida…” sebelum yeoja bernama seohyun itu pergi ia kembali berbicara pada sooyoung.

“oh ya, satu hal yang perlu kau ingat. Kalau nanti kau sudah bertemu dengan 3 namja itu, jangan sampai kau menyukai namja bernama Kyuhyun ya,”

“Hah? W..wae?” ‘apa dia yeojachingunya kyuhyun?’

“Karena dia milikku” ia berbicara sambil meninggalkan sooyoung yang masih memikirkan sesuatu tentang kata-kata yang beru diucapkan yeoja tadi.

“yaa!! Sooyoung! Apa kau tidak mau melihat cowok2 ganteng yang menangin olimpiade semalam?” kata Luna pada sooyoung dengan antusias.

 

“m..mwo? namja?” tanya sooyoung kaget.

 

“ne, terutama kyuhyun oppa…..he is very handsome……,,” kata Luna terpesona.

 

Sooyoung’s POV

 

“yaa!! Sooyoung! Apa kau tidak mau melihat cowok2 ganteng yang menangin olimpiade semalam?” kata Luna padaku dengan antusias.

 

“m..mwo? namja?” tanyaku kaget. Mwo? Apa dia sudah pulang? Ya ampun…aku ingin sekali bertemu dengannya.

 

“ne, terutama kyuhyun…..he is very handsome……,,” kata Luna dengan wajah terpesona. Ya jelaslah itulah alasan kenapa aku menyukainya.

 

“mwo? Kyu…kyu apa?” tanyaku pura-pura tidak tahu.

 

“Kyuhyun! Astaga sooyoung apa kau tidak kenal dengannya? Dia itu namja paling populer 1 sekolah,” kata Luna sambil melotot kearahku.

 

“ehm, ne, kurasa aku tahu. Sekarang.” Kataku mencoba membalas Luna.

 

“kyuhyun…kyuhyun, masih lebih kerenan siwon oppa tau,,” kata jessica tiba-tiba muncul.

 

“anio,anio,anio. Masih jauh kerenan donghae oppa,,” kata yoona tiba-tiba masuk kekelas.

 

“enggak. Kyuhyun tuh yang paling keren dari semuanya,,” kata Luna gak mau kalah dari yoona dan jessica. Lama-lama mereka adu mulut, dan aku….aku hanya bisa melihat mereka berantam sambil meneriaki oppa-oppa kesayangannya itu. Tiba-tiba….aku teringat kyuhyun. Aku pun perlahan meninggalkan mereka yang sedang asyik bertengkar karena aku tidak  mau melewatkan kesempatan melihat kyuhyun.

 

Author’s POV

 

Lobby sekolah penuh dengan para anak-anak yang ingin melihat kyuhyun dkk membawa pulang piala kemenangan dari jepang dan makin penuh setelah mereka telah keluar dari ruang guru, banyak yang memberi selamat, dan para yeoja….tentu saja tidak berhenti meneriaki nama kyuhyun,siwon,dan donghae. Sooyoung pun terus saja mencari celah dari banyaknya kerumunan siswa agar bisa melihat kyuhyun. Tapi…percuma saja, sangking penuhnya sedikit pun sooyoung tidak bisa melihat kyuhyun. Malahan kakinya jadi sasaran injakan siswa yang tidak sadar karena ingin melihat kyuhyun dkk. sooyoung pun akhirnya pasrah, ia pergi ke taman belakang sekolahnya untuk menenangkan diri dan mengobati kakinya,,

 

“ih…dasar para yoeja gila. Kenapa kakiku jadi sasarannya. Aduh…sakit lagi deh. Uda ga bisa lihat kyuhyun, ish…sial…sial.” kata sooyoung pada dirinya. Dan dibangku tempat ia duduk ia tidak sengaja melihat sebuah buku, lebih tepatnya novel.

 

“hm, novel siapa nih? Kok ditinggal disini? Memang dasar orang kaya, seenaknya saja membuang barang padahalkan ini masih bisa dibaca, lagipula kalau tidak mau bisa disumbangkan.”

Kata sooyoung sambil mengoceh kesal (bawaan kejadian sebelumnya).

 

“oh ya, aku ingat, kemana jin itu? Biasanya ia sudah nongol jam segini? Hmm…lebih baik aku telpon aja dia, seingatku ia waktu itu menelponku.” Kata sooyoung sambil mengutak-atik hpnya dan akhirnya ia menemukan nomor yang dicarinya.

 

yeobseo,,

 

“eh jin, kau dimana sekarang? Aku sendirian nih…temani aku dong…”

 

“wae? A…youngie aku tidak bisa. Aku sedang spa nih…dan sepertinya lama. Aku sedang stres memikirkan akan ada pemilihan ketua jin,,”

 

“ mwoeyo? Spa? Apa memangnya jin bisa spa juga ya? Kau ini memang jin paling aneh yang pernah kukenal. Pemilihan apalagi itu? Ketua jin? Memangnya kau ingin mendaftar kompetisi pemilihan ketua jin itu?”

 

“hahaha…soo..soo, jin yang baru kau kenalkan aku, mana ada lagi jin yang kau kenal. Jin sekarang tuh jauh lebih modern dari pada jin yang ada di dongeng-dongeng. Ne, aku mau ikut kompetisi pemilihan itu agar aku punya kekuasaan lebih daripada jin yang lainnya. Oh ya soo, sudah dulu ya, kau mengganggu spa-ku. Bye..~”

 

“eh, jin. Kau…ish…dasar jin aneh, tidak sopan, dan jelek. Seenak-enaknya saja mematikan pembicaraan orang begitu saja.” Sooyoung pun menyenderkan badannya di senderan bangku itu dan menatap langit yang sedang sangat cerah.

 

“cerahnya hari ini…,kuharap hatiku setiap hari bisa secerah ini..,,”Setelah beberapa lama berdiam diri di taman sooyoung pun meninggalkan taman itu sambil membawa novel yang baru saja ditemukannya. Ia pun pergi menuju kamar asramanya dan di jalan…….

 

~~bRuk!!* sooyoung ditabrak seseorang dan kali ini ia terjatuh begitu juga orang yang menabraknya.

 

Apa yang terjadi setelah itu pada sooyoung? Siapa orang yang di tabraknya? Yang bisa nebak di kasi prize deh, hehehe. Mau tau kelanjutannya? Lihat nanti di next part, oke! ^^

 

Wah………….part 3 keluar…….eottoke? jelek ya mian ya……disini semua member snsd ma suju author keluarin!  Hahaha #ktwa ala mr.simple

Gomawo buat yang udah baca ff aku dan jangan lupa like n comentnya…..

Walaupun cuma 1 karakter yang terpenting coment ok!