Annyeong all…..

Balik lagi dengan “my life is your’s life too” part 2. Rasa-rasanya bakal sampai part 16 nih. hehe mudah-mudahan pada suka ya dengan jalan ceritanya.

I HATE SILENT READER! So, coment ya kalau udah selesai baca^^ and…

NO BASHING!! Jadi kalau kamu ga suka sama pairingnya atau cast2nya mending gag usah baca deh.

Oke de, kita mulai aja ya…

 

Main cast : sooyoung (SNSD), Kyuhyun (Super Junior), Siwon (Super Junior), Yuri (SNSD)

Other cast: –

Genre : romance

Author : choi soo yun  a.k.a inez

Rating : G

Sebelumnya~

 

Tidak berapa lama sooyoungpun selesai membuat buburnya dan ia bergegas pergi kekampusnya. Tapi, di depan rumahnya….tiba-tiba muncul mobil dengan kecepatan tinggi dan……

 

Berhenti tepat di depan sooyoung.

 

“Omo! Oppa…!!! kau membuatku kaget saja! kau hampir saja menabrakku tahu!!” kata sooyoung pada namja yang mengemudikan mobil itu.

“ Hahahahaha……sooyoung…..sooyoung. Mian….mian. aku tidak bermaksud untuk menabrakmu kok..aku tahu hari ini kau ada kuliah pagi kan? Ayo, aku antar kau ke kampus.” Kata namja bernama choi siwon itu sambil menepuk-nepuk kursi mobil sport merahnya yang keren dengan atap terbuka. Sooyoung pun masuk kedalam mobil dan siwon langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.

Siwon adalah sahabat baik sooyoung yang juga seniornya di kampus. Menurut sooyoung siwon adalah sosok yang benar-benar banyak membantunya sejak pertama kali ia masuk universitas. Ya, siwon selalu membantu sooyoung saat sooyoung kewalahan mengurusi tugas kuliahnya. Saat sooyoung sedang membutuhkan bantuan seseorang dalam hal apapun siwon selalu siap sedia ada di sampingnya untuk membantunya. Tak hayal soo sudah menganggap siwon sebagai kakaknya, tapi siapa yang tahu kalau sebenarnya siwon menyukai sooyoung. Hanya saja siwon tidak pernah mengungkapkannya pada soo entah apa alasannya. Siwon berasal dari keluarga yang kaya raya. Appanya adalah CEO Hyundai Departement Store *beneran nih jadinya* juga pemilik Kyuyoung University *yg ini ngarang*. Tetapi itu semua tidak membuat siwon sombong, ia bahkan dikenal sebagai seorang yang ramah dan suka menolong orang, tak hayal banyak yeoja yang menyukainya.

*****************************************

Dijalan~

“hmm…….oppa aku mau tanya darimana oppa tahu kalau aku ada kuliah pagi hari ini? Dan….apa oppa tidak kerja?” tanya soo pada siwon.

“hm…..kau lupa ya kalau appaku itu pemilik universitas tempat kau kuliah saat ini dan aku ini….aku itu masih jadi asisten dosen selama 2 tahun agar aku dapat gelar dokter di depan namaku. Kenapa kau bilang aku kerja?”

“a…..anio oppa. Bukankah kau seharusnya bekerja di perusahaan appamu saat ini? Kulihat waktu itu kau sudah memakai setelan jas rapi masuk kedalam kantor.”

“oh……itu. appaku memang menetapkan aku sebagai penerus perusahaannya karena aku anak tertua keluarga Choi. Tapi, aku tidak mau. Aku ingin mengejar cita-citaku untuk menjadi seorang dokter. Yang kau lihat waktu itu saat itu aku terpaksa menggantikan appaku dalam rapat penting karena appaku sedang sakit. Aku tidak mungkin menolak permintaannya.”kata siwon panjang lebar.

“oh……begitu. tapi oppa, kalau bukan oppa yang melanjutkan perusahaan itu siapa lagi? Tidak seharusnya oppa menolak permintaan appanya oppa..”

“ya……itulah yang aku pikirkan. Aku sudah bicara dengan appa dan eommaku kalau aku berencana menjadi dokter sekaligus melanjutkan perusahaan, bahkan aku juga berencana membangun rumah sakit lho. Hahahaha….eottoke?”

“Omo! Oppa…..apa oppa tidak akan capek dengan semua itu?”

“hm……tentu saja tidak aku semua yang mengurusnya. Aku akan suruh jiwon *adik siwon*untuk membantuku diperusahaan. Kalau kau bagaimana? Apa kau akan membantu yuri diperusahaan?”

“hah? Hm…..begitulah. eh, oppa malsseum jom mudkesseumnida, tapi jangan marah ya?”

“Mau nanya apa youngie?”

“hm….a….itu…..”

“a-i-u-e-o, mau nanya apa jebal….”

“hm….oppa……………, apa oppa sudah punya pacar?”

“mwo? A…..a..anio. wae?”

“anio. Cuma nanya aja”

Siwon’s POV

“hm….oppa……………, apa oppa sudah punya pacar?” tanya sooyoung padaku. Deg,deg,deg jantungku tiba-tiba berdetak cepat. Mwo? Apa maksud pertanyaannya?

“mwo? A…..a..anio. wae?” tanyaku balik padanya.

“anio. Cuma nanya aja” katanya. Apa sooyoung juga punya perasaan yang sama denganku? Kuharap benar.

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Di rumah sooyoung~

Yuri’s POV

“astaga……gara-gara sooyoung rencanaku hari ini untuk berbelanja jadi harus ditunda.” Kataku pada diriku sendiri sambil memencet-mencet remote TV.

“cekrek…!” kudengar suara pintu terbuka. Tepatnya pintu kamar sooyoung. Omo! Apa namja itu sudah sadar? Bagaimana ini?. Aku lalu bergegas menuju kamar sooyoung dilantai 2. Kulihat namja itu sedang mencoba berjalan didepan pintu kamar sooyoung dengan sempoyongan dan sepertinya ia akan terjatuh.

“omo! Kau tidak apa-apa?” untungnya aku cepat menangkapnya kalau tidak namja ini pasti  sudah jatuh.

“hm…….anio. Gomawo…” kata namja itu pelan. Aku lalu membawanya kembali ke tempat tidur sooyoung.

“kalau boleh tahu siapa namamu?”

“jeo neun kyuhyun ieyo, cho kyuhyun.”

“oh…….yuri imnida, mannaseo bengapseumnida. hm…..bagaimana keadaanmu saat ini? Apa sudah baikan?” tanyaku padanya.

“n..ne. aku sudah tidak apa-apa kok….apa kau yang telah menolongku ? kalau begitu gamsahamnida…..aku tidak tahu apa yang terjadi padaku saat ini jika kau tidak menolongku saat itu,,” katanya. Omo! Dia menyangka aku yang menolongnya.

“hm…..ne, cheonmaneyo. Tapi…sebenarnya……..”

Jone aldon naega anya brand new sound

Serawojin nowa hamkke one more roound

Dance dance dance till we run this town

Oppa oppa i’l be i’l be down down down

“hm…..sebentar ya,” kataku sambil keluar kamar untuk mengangkat telepon.

“yeobseyo?”
“eonnie…..bagaimana namja itu apa ia sudah sadar?”
“ne. Wae?”
“anio. Aku hanya bertanya saja. Namja itu ganteng kan eonnie??”
“mwo? Hm….jadi itu alasanmu menolongnya? Ish….dasar kau ini.” Tapi memang namja itu sangat tampan. Eh, apa yang aku pikirkan

“anio,anio! Eonnie ini, aku kan hanya menyebutkan fakta. Eh, ya sudah ya eonnie aku ada mata kuliah lagi nih. Jangan lupa beri dia bubur  yang kubuatkan untuknya, ok!”
“e..eh,,,”  belum selesai aku bicara sooyoung sudah menutup teleponnya.

“ish, dasar sooyoung,” aku lalu pergi kedapur dan mengambil bubur yang dibuat sooyoung juga segelas air putih.

Kyuhyun POV

“hm…..sebentar ya,” kata yeoja bernama yuri itu sambil keluar kamar. Sepertinya untuk mengangkat telepon.

‘Aww……kepalaku masih pusing…..dia…….

kenapa aku mengingat wajah seorang yeoja……

apa dia yeoja itu………..

aku sangat ingat………

sentuhannya……………

pelukannya…………

yeoja itu……. apa benar dia yang menolongku?

dia…….tidak ada orang selain dia……

tentu saja ia yang menolongku…….

yeppeoyo, sesuai dengan tipeku. Dia lembut dan perhatian. Dia telah  menyelamatkan nyawaku’. Kataku dalam hati.

*********************************************

Normal POV

“ceklek….!” *bunyi suara pintu terbuka

“hm…….kyuhyun-ssi, aku membawakan bubur untukmu. Kau harus makan agar staminamu kembali lagi seperti semula,,”

“oh, gomawo yuri-ssi, ini kau yang membuat? sepertinya enak,,”

“hm…..sebenarnya yang membuat  bu………”

“ehm……massiseumnida! kau sepertinya sangat pintar memasak yuri-ssi…aku menjadi lebih baik sepertinya, gomawo.”

“n..ne, tapi…….”

Bwara Mr. Simple, Simple Keuttae-neun Keuttae-neun Keuttae-ro meotchyeo
Bwara Miss Simple, SImple, Keuttae-neun Keuttae-ro yeppeo (SJ Call)


 “yeobseyo?”

“kyuhyun…….kemana saja kau??! eomma sangat mengkhawatirkanmu…..semalaman handphonemu selalu sibuk tidak diangkat,,”

“mianhae……ara noona, aku…….hm…….tadi malam……hm……”

“waeyeo? kau kenapa?”

“anio, anio. Nanti aku ceritakan dirumah. Tenang saja, aku akan segera pulang.”

“baiklah, cepatlah pulang ya,,”

 

“nugu?” tanya yuri.

“hm…..noonaku…..aku sepertinya harus segera pulang,,”

“oh, baiklah….tapi kau benar-benar sudah tidak apa-apa?”

“anio, aku sudah tidak apa-apa. Gomawo karena telah menolongku dan menyediakan semua ini, aku permisi dulu.”

“cheomaneyo. Hm……ini barang-barangmu….mari aku antar kedepan..,,”

 

di depan rumah~

 

“hm…..kalau begitu aku permisi dulu, annyeong hi gyeseyo…..” kata kyuhyun sambil menundukkan badannya.

“ne, annyeong hi gaseyo….hati-hati dijalan ya…” balas yuri. Sebelum kyuhyun melangkah pergi, ada sebuah mobil sport merah berhenti tepat di depan kediaman keluarga choi.~

 

Bagaimana kisah selanjutnya? Pasti udah pada tahu siapa pengendara mobil sport itu…..yups siwon. Tapi, untuk apa dia kerumah soo? Apakah menemui yuri? Apakah kyuhyun akan tahu bahwa sebenarnya sooyoung yang menolongnya? Apakah siwon akan menyatakan perasaannya pada sooyoung? Atau apakah sooyoung juga menyukai siwon? Pengen tahu kelanjutannya? Tunggu di next part ya……^^

Wah…..akhirnya selesai part 2. Mian,, jelek ya? Abis buatnya lagi gag connect. Mian juga part 2nya kependekan, tapi part 3 bakal panjangg….banget deh.*lebe* Hehe..
gomawo buat yang udah baca jangan lupa like + coment ya….

Walaupun Cuma 1 karakter yang penting koment, ok!^^